Julaibib adalah salah
seorang shahabat Nabi
yang berwajah buruk,
kerdil dan berkulit
hitam serta tidak
dikenal oleh banyak
orang, bahkan beliau
merasa kesulitan
ketika melamar
seorang wanita.
Dari Anas bin Malik,
katanya: Nabi pernah
meminang seorang
wanita Anshar untuk
Julaibib -salah seorang
sahabat yang
berparas buruk. Beliau
meminang lewat ayah
si wanita, maka
katanya: "Tunggulah
sebentar, aku ingin
minta pendapat dari
ibunya". "Baiklah kalau
begitu", kata Nabi.
Maka si lelaki tadi
mendatangi isterinya
dan menyampaikan hal
tersebut. Isterinya
pun berkata: "Demi
Allah, tidak bisa kalau
begitu... apakah
Rasulullah tidak
mendapati lelaki lain
selain Julaibib? Padahal
kita telah menolak
pinangan Si Fulan dan
Fulan?" sementara itu,
si gadis yang
dimaksud
mendengarkan di balik
tirai. Sang Ayah pun
akhirnya kembali
menemui Rasulullah
dan menyampaikan
keberatan isterinya.
Maka Si Gadis tadi
berkata: "Apakah
kalian hendak menolak
perintah Rasulullah?
Kalaulah Beliau telah
meridhainya untuk
kalian, maka nikahkan
saja dia". Ucapan Si
Gadis seakan
menyadarkan kedua
orang tuanya, lantas
mereka berdua
berkata: "Kau benar",
lalu Sang Ayah kembali
lagi kepada Rasulullah
seraya berkata: "Bila
Anda meridhainya,
maka kami pun ridha
terhadapnya". "Ya, aku
telah meridhainya",
kata beliau. Maka lelaki
tadi menikahkannya
dengan puterinya.
Tak lama berselang,
warga Madinah
dikejutkan oleh suatu
serangan. Julaibib pun
segera menunggangi
kudanya dan terjun ke
medan perang... usai
peperangan, mereka
mendapatkan Julaibib
gugur setelah berhasil
membunuh sejumlah
orang musyrik di
sekitarnya. Anas lalu
mengisahkan:
"Sungguh, aku melihat
bahwa Janda Si Julaibib
termasuk wanita
Madinah yang paling
banyak dipinang
orang".[HR. Ahmad
dengan sanad shahih
sesuai syarat Bukhari
dan Muslim].
Imam Muslim juga
meriwayatkan di
dalam Shahihnya, dari
Abu Hurairah,
dikisahkan bahwa
kemudian Julaibib
mengikuti suatu
peperangan bersama
Nabi. Saat ia syahid,
Nabi begitu kehilangan.
Kehilangan. Sangat
kehilangan. Tapi beliau
akan mengajarkan
sesuatu kepada para
shahabatnya. Maka
beliau bertanya-tanya
di akhir pertempuran,
"Apakah kalian
kehilangan
seseorang?"
Para shahabat
menjawab, "Fulan,
fulan dan fulan."
Para shahabat
menyebutkan
sejumlah nama.
Namun Julaibib tidak
termasuk dalam yang
mereka sebutkan.
Sepertinya Julaibib
memang tak beda
antara ada dan
tiadanya di kalangan
mereka.
Nabi bertanya lagi,
"Apakah kalian
kehilangan
seseorang?"
Shahabat kembali
menjawab, "Ya. Fulan,
fulan dan fulan."
Lagi-lagi beliau
bertanya, "Apakah
kalian kehilangan
seseorang?"
Dan selalunya
shahabat menjawab,
"Ya. Fulan, fulan dan
fulan."
Kemudian Nabi
Muhammad shalallahu
'alaihi wasallam
bersabda dengan
menghela nafasnya,
"Tetapi aku kehilangan
Julaibib. Carilah dia!"
Akhirnya, mereka
berhasil
menemukannya.
Julaibib yang mulia.
Terbunuh dengan luka-
luka, semua dari arah
muka. Di sekitar
jasadnya menggeletak
tujuh jasad musuh
yang telah ia bunuh
terlebih dahulu. Nabi
Muhammad shalallahu
'alaihi wasallam
bersabda, "Ia telah
membunuh tujuh
orang sebelum
akhirnya mereka
membunuhnya."
Beliau dengan
tangannya sendiri
mengkafaninya. Beliau
menshalatkannya
secara pribadi. Dan
kalimat beliau untuk
Julaibib yang akan
membuat iri semua
makhluk hingga hari
berbangkit adalah,
"Ya Allah, dia adalah
bagian dari diriku dan
aku adalah bagian dari
dirinya."
Abu Hurairah
menuturkan,
Rasulullah shalallahu
'alaihi wasallam lalu
meletakkan jasadnya
di atas kedua lengan
beliau, sementara
lengan Julaibib tinggal
satu. Beliau kemudian
menggali kubur,
meletakkan jasadnya
di dalam kubur, dan
tidak pernah
menyinggung untuk
memandikannya.
Di dalam hadits ini
terkandung anjuran
untuk mengenali
orang-orang yang
shalih semacam ini,
yang suka
merahasiakan
amalnya.
Alangkah indahnya.
Tidak dikenal oleh
penduduk bumi, tapi
dikenal oleh penduduk
langit.
Rabu, 05 Oktober 2011
ads by google
Archive
-
▼
2011
(21)
-
▼
Oktober
(16)
- neraka jahanam
- Ibnu Mas'ud radhiallahu 'anhu
- [SHC]
- Julaibib
- Dzun Nun al-Mishri rahimahullah
- Al-Hasan al-Bashri rahimahullah
- Doa apabila mimpi buruk
- Istiqamah
- BERUNTUNGLAH ORANG YG SABAR
- kata2
- -Perumpamaan nafkah yang di jalan Allah
- Ilmu Syar'i
- "Sebenarnya waktu manusia adalah umurnya.
- Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah
- Luangkanlah Waktumu
- Pahala Tanpa Batas
-
▼
Oktober
(16)