ads by google

============== ==============
============== ==============

Rabu, 05 Oktober 2011

"Sebenarnya waktu manusia adalah umurnya.

"Sebenarnya waktu
manusia adalah
umurnya.

Dia adalah
bahan abadi kehidupan
yang penuh nikmat
dan bahan
kehidupannya yang
sempit dalam azab
yang pedih.

Dia berlalu
bagaikan berlalunya
awan.
Setiap kali
waktunya untuk dan
bersama Allah, itulah
kehidupannya dan
umurnya.

Selain dari
itu, tidak dapat
dianggap sebagai
kehidupannya.

Walaupun dia hidup
bagai hidupnya hewan
ternak dan jika dia
habiskan waktunya
dalam kelalaian dan
angan-angan kosong,
maka yang dipilih
adalah tidur yang
panjang.

Maka,
kematiannya adalah
lebih baik daripada
hidupnya"
[Al Imam Ibnul Qayyim Al Jauzziyah Rahimahumullah]