Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata dalam Fatawanya,
وَإِذَا أَصَرَّ عَلَى تَرْكِ مَا أُمِرَ بِهِ مِنْ السُّنَّةِ وَفِعْلِ
مَا نُهِيَ عَنْهُ فَقَدْ يُعَاقَبُ بِسَلْبِ فِعْلِ الْوَاجِبَاتِ حَتَّى
قَدْ يَصِيرُ فَاسِقًا أَوْ دَاعِيًا إلَى بِدْعَةٍ
"Seseorang
jika terus meninggalkan sunah yang diperintahkan dan melakukan perkara
yang terlarang maka bisa jadi dia dihukum (oleh Allah) dengan
meninggalkan hal-hal yang wajib, hingga akhirnya bisa jadi ia menjadi
orang fasik atau orang yang menyeru kepada bid'ah."
(Majmu' Al- Fatawa, 22 /306)